CARA MEMASUKAN SISWA KE APLIKASI DAPODIK 2025

Daftar Isi
Memasukan data siswa baru ke aplikasi Dapodik merupakan hal yang penting karena  akan berpengaruh ke jumlah alokasi dana BOS Pusat.

Memasukan data siswa baru dilakukan pada awal tahun pelajaran baru. Ada batas waktu sinkron pengambilan data (Cut Off) siswa untuk jumlah dana BOS. 

Kali ini saya akan buatkan tutorial cara memasukan/menambahkan siswa baru pada aplikasi Dapodik. Tutorial dalam bentuk video dari teman-teman operator juga sudah cukup banyak dan lengkap yang bisa kita tonton secara gratis di youtobe. Namun kiranya masih diperlukan juga tutorial dalam bentuk tulisan.

Ada 2 jenis siswa baru, pertama adalah siswa baru tingkat kelas awal yaitu TK, Kelas 1 SD, Kelas 7 SMP, dan kelas 9 SMA. Yang kedua adalah siswa baru mutasi. 

Untuk menambahkan siswa baru tingkat awalpun ada 2 cara yaitu memasukkan langsung dan menggunakan tarik PD.

1. Memasukan Siswa Baru Tingkat Awal

1.1 Memasukan Menambah Langsung Pada Aplikasi Dapodik. 

Memasukan atau tambah siswa baru langsung pada aplikasi dapodik dapat digunakan untuk kelas 1 jenjang SD. Saya sendiri berdasarkan pengalaman lebih cocok menambhakan siswa baru langsung. Hal ini karena data dari TK belum semua valid masih ada beberapa yang salah ketik. Karena di jenjang TK belum ada proses validasi nama sesuai akte kelahiran.

Namun karena dari TK Sudah memiliki NISN mau tidak mau kita harus melanjutkan data NISN tersebut dengan malakukan tarik PD dari TK. Dan juga ada kesalahan data maka perbaiki melalui aplikasi VERVAL PD 

Dan apabila dari TK belum memiliki NISN, atau TK PAUD belum menggunakan aplikasi dapodik maka kita bisa langsung memasukan siswa kelas 1 baru melalui menu "Tambah Siswa Baru Kelas 1"

  1. Login sebagai operator ke aplikasi dapodik localhost http://localhost:5774/
  2. Masuk ke menu "Peserta Didik" 
    Menu peserta didik dapodik
  3. "Tambah Siswa Kelas 1 SD" 
    Tambah siswa kelas 1 SD
  4. Masukan data siswa baru sesuai formulir dan butki fisik daya dukung, setelah lengkap pilih "Save and Close" 
    Simpan siswa baru kelas 1
  5. Setelah tersimpan maka statusnya masih bertanda merah, siswa yang bersangkutan belum terdaftar. Isikan melaui tombol "Registrasi". 
    registrasi peserta didik dapodik
  6. Disini kita memasukan data pendaftaran masuk, jenis pendaftaran, Nomor Induk Peserta Didik NIPD atau Nomor Induk Siswa (NISN). 
    Memasukan nomor induk dapodik
  7. Setelah itu jangan lupa untuk mengisikan data periodik siswa, tinggi badan, berat badan, dan jarak rumah. 
    Data periodik peserta didik
  8. Jangan lupa untuk Peserta Didik (PD) kelas 3 dan 6 wajib mengisikan data koordinat rumah. 
    Memasukan peta koordinat dapodik

Tentang pengisian data koordinat siswa, selengkapnya bisa teman-teman baca di: Data Titik Koordinat Dapodik Sebagai Dasar PPDB Zonasi

1.2 Menambahkan Peserta Didik (PD) Baru Lewat Tarik PD.

Untuk jenjang SMP dan SMA akan lebih cepat jika memasukan siswa baru kelas 7 maupun kelas 9 melalui fitur tarik PD. Data dari tingkat sebelumnya tentunya sudah beberapa kali melewati proses validasi tertuama dalam pendataan calon peserta ujian saat di jenjang SD.

Dalam kaitanya dengan keberlanjutan Data, untuk siswa dari TK yang sudah memiliki NISN maka harus juga melalui tarik PD agar data NISN berlanjut. Adapaun kemungkinan data masih salah ketik dan sebagainya, kita harus membetulkanya melalui aplikasi Verval PD. (buka verval PD)

Peserta didik baru adalah pendaftaran peserta didik ke sekolah, baik yang bersumber dari dapodik sekolah lain ataupun diluar dapodik (belum pernah terdaftar di dapodik).

  1. Buka alamat manajemen dapodik sekolah https://sp.datadik.kemdikbud.go.id/
  2. Login menggunakan akun operator.
  3. Masuk ke menu "Aplikasi" - "PD BARU" - "Dapodik" 
    Tarik PD Dapodik 2021
  4. Pilih sekolah asal, - "TAMPILKAN" 
    Tampilkan sekolah asal
  5. Beri tanda centang pada siswa yang akan ditarik datanya, kemudian pilih "DAFTARKAN"  
    Daftarkan siswa dapodik
  6. Langkah selanjutnya adalah melakukan sinkronisasi dapodik. 

2. Menambahkan Siswa Baru Mutasi.

Karena sebuah keadaan ada kalanya siswa diharuskan pindah sekolah karena mengikuti orang tua. Sistem dapodik hanya membolehkan satu identitas siswa, sehingga untuk memasukan siswa harus mutasi atau pindahan harus menggunakan prosedur di dapodik. Adapaun prosedur pindah mutasi siswa pada dapodik, sekolah asal mengeluarkan siswa dan sekolah baru menarik siswa.

2.1 Sekolah Asal Mengeluarkan Siswa

Untuk mengeluarkan siswa pada sekolah asal di dapodik cukuplah mudah, Pilih siswa yang akan keluar mutasi, kemudian ke tombol "Registrasi". Isikan keluar karena, tanggal keluar sekolah, dan alasan keluar. Simpan dan tutup.   
mengeluarkan siswa dapodik


Setelah itu, lakukan sinkronisasi, agar sekolah tujuan bisa menarik data siswa yang bersangkutan.

Apabila Anda mengeluarkan siswa dari aplikasi Dapodik jangan lupa juga untuk mencetak Surat Keterangan Pindah/Mutasi Siswa. 

2.2 Tarik Data Siswa Mutasi

Tarik Data Siswa/Peserta Didik Mutasi dilakukan melalui web manajemen sekolah. 

1. Web manajemen sekolah linknya https://sp.datadik.kemdikbud.go.id
2. Secara umum langkanya hampir sama dengan tarik peserta didik, bedanya kita pilih yang menu "MUTASI" - "Mutasi Masuk" 
mutasi masuk dapodik
3. Cari siswa yang akan melakukan mutasi.
4. Lakukan sinkron dapodik agar datanya bisa turun ke aplikasi localhost dapodik sekolah. Jika ada data dapodik sekolah yang belum valid, di versi Dapodik 2024. telah disediakan tombol tarik data.


3. Memasukan Siswa Baru dari Aplikasi PPDB

Di era TIK yang semakin canggih ini, dapodik juga bisa memasukan secara masal siswa baru dari aplikasi PPDB. Jadi sekolah tidak perlu lagi tarik PD satu persatu dengan mencari di sekolah asal.

Seperti yang diketahui bahwa Kementrian Pendidikan juga menyediakan aplikasi PPDB, dan beberapa daerah telah menggunakannya. Di daerah saya pun juga menggunakan aplikasi PPDB dari Kemdikbud ini. Lihat: Cara Daftar PPDB Online Kab Purworejo Tahun 2020

Ini bisa menjadi keuntungan lebih jika daerah menggunakan aplikasi ini, sehingga operator sekolah tidak mengami repotnya entri siswa baru.

Dan kabarnya tidak harus menggunakan aplikasi PPDB Kemdikbud, bisa juga menggunakan aplikasi lainnya untuk bisa memasukan siswa baru secara masal dengan syarat bisa mengirimkan database siswa baru sesuai format yang telah ditentukan.

Penutup

Seperti itulah cara memasukan/menambahkan siswa ke sistem aplikasi dapodik versi terbaru 2025.

Semoga bisa memberikan gambaran untuk teman-taman operator sekolah, khususnya operator sekolah baru. Pelajari juga: Operator Sekolah Wajib Tahu Istilah pada Aplikasi Dapodik Kemdikbud

Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

2 komentar

1. Silahkan tulis menggunakan tata bahasa yang baik.
2. Semua komentar kami baca, namun tidak semua dapat dibalas harap maklum.
3. Beri tanda centang pada "Beri tahu saya" untuk pemberitahuan jika komentar Anda telah kami balas.
Comment Author Avatar
18 Agustus 2020 pukul 22.34 Hapus
Slmt malm pak, mau tanya gmn caranya tarik PD kls xi yng belum masuk/terdaftar didapodik??
Comment Author Avatar
17 Juli 2023 pukul 08.58 Hapus
Coba di cek Ijazah / Raportnya sudah punya NISN belum? kalau sudah harusnya sudah terdaftar di Dapodik. Data NISN juga bisa di cek online untuk meastikan.