UPDATE DAPODIK VERSI 2026.b UNTUK PENDATAAN SEMESTER 2 TAHUN AJARAN 2025/2026

Table of Contents

 Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo sahabat GTK semua, salam sehat dan bahagia.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi info tentang update aplikasi Dapodik Versi 2026.b untuk pendataan semester 2 tahun ajaran 2025/2026.  Mungkin Anda sudah tahu karena tentu sudah banyak yang share info ini melaui media sosial. Tapi pada postingan ini saya akan coba mengajak Anda untuk membaca ulang sekaligus sama-sama belajar.

Update Dapodik 2026.b Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026
Update Dapodik 2026.b Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026

Update versi Dapodik banyak sekali ditunggu-tunggu oleh teman-teman operator. Padahal kita semua juga sudah tahu kalau update versi pasti ada pekerjaan baru tanpa meninggalkan rutinitas sebelumnya dan bahkan malah ada fitur yang sebelumnya berguna bagi operator sekolah malah dihilangkan.

Tapi itu semua kembali lagi karena tugas kita sebagai operator sekolah, terlebih kabar yang beredar mulai tahun ini Tunjangan Profesi Guru (TPG) akan dibayarkan per bulan. Oleh sebab itu sebagai operator perlu bergegas agar tidak sampai ketinggalan sinkron.

Selain itu di aplikasi Dapodik ini juga berkaitan dengan pengusulan Program Indonesia Pintar (PIP), dan pengajuan bantuan sarana dan prasarana sekolah.

Anda Operator Baru?  😀 baca ini dulu ya..  OPERATOR WAJIB TAHU ISTILAH  PADA APLIKASI DAPODIK KEMDIKBUD

A. Rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.b

installer dapodik 2026 b

Aplikasi Dapodik untuk semester 2 tahun ajaran 2025/2026 dirilis tanggal 13 Januari 2026. Aplikasi Dapodik versi 2026.b dirilis dalam bentuk installer, itu artinya harus melakukan instal ulang.

1. Cara Instal Dapodik versi 2026.b

Berikut langkah instalasi Aplikasi Dapodik versi 2026.b:

  1. Unduh file installer Aplikasi Dapodik 2026.b di laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan
  2. Uninstal/Hapus Aplikasi Dapodik yang lama.
  3. Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026.b;
  4. Refresh laman Aplikasi Dapodik (ctrl+F5) untuk memastikan aplikasi sudah terbarukan;
  5. Lakukan registrasi (daring/luring);
  6. Jika memilih metode registrasi luring, pastikan sudah mengunduh prefill terbaru;
  7. Lanjutkan hingga proses registrasi berhasil;
  8. Isi username dan password;
  9. Pilih semester genap 2025/2026;
  10. Klik tombol Masuk;
  11. Pastikan tampilan Aplikasi Dapodik sudah versi 2026.b;
  12. Lakukan input data sesuai kondisi riil;
  13. Masuk menggunakan akun kepala sekolah;
  14. Lakukan validasi;
  15. Klik tombol sinkronisasi.

2. Daftar perbaikan Aplikasi Dapodik versi 2026.b,

  • [Perbaikan] Penyesuaian mekanisme pengambilan data pada Dashboard PAUD HI agar selaras dengan kebutuhan analisis Direktorat PAUD.
  • [Pembaruan] Penyesuaian aturan validasi khusus bagi Sekolah Rakyat (SR).
  • [Pembaruan] Penyesuaian referensi buku yang bersumber dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
  • [Pembaruan] Penyesuaian tampilan untuk buku berjenis non teks.
  • [Pembaruan] Penyesuaian mekanisme pendataan listrik dan internet pada satuan pendidikan melalui penataan ulang isian. 
    pengisian internet dapodik

  • [Pembaruan] Penambahan elemen isian pada data listrik. 
    pengisian listrik dapodik

  • [Pembaruan] Penambahan elemen isian pada data layanan internet.
  • [Pembaruan] Penerapan validasi wajib isi pada data listrik dan internet.

3. Hal yang perlu mendapat perhatian lebih.

  1. Aplikasi Dapodik versi 2026.b, prefill, formulir cetak, panduan, dan perangkat pendataan lainnya dapat diunduh pada laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan.
  2. Pada Aplikasi Dapodik versi 2026.b terdapat perubahan alur penginputan listrik dan internet.
  3. Perbaikan data prasarana yang meliputi tanah, bangunan, dan ruang dilakukan melalui pengajuan pada Aplikasi Manajemen Satuan Pendidikan dengan persetujuan oleh Dinas Pendidikan melalui Aplikasi Manajemen Dinas. Satuan pendidikan diminta memastikan seluruh isian data prasarana telah lengkap dan sesuai ketentuan paling lambat tanggal 28 Februari 2026, sebelum dilakukan penutupan penginputan pada Aplikasi Dapodik.
  4. Penutupan penambahan peserta didik baru di Aplikasi Dapodik untuk jenjang PAUD dan SD. Penambahan peserta didik baru dilakukan melalui Aplikasi Manajemen Satuan Pendidikan.

B. Unduh Dapodik Versi 2026.b

File aplikasi Dapodik 2026.b tentu ada di web resmi Dapodik, namun jika halaman error. Silahkan sudah saya lampirkan link unduhanya di blog ini.

Keterangan: Jika link error harap beri tahu melaui kolom komentar di bawah.

C. Pengisian Pendataan Listrik dan Internet Dapodik 2026.b

Kadang saya sendiri juga masih bingung tentang Jenis Layanan Internet, dan apa itu Bandwith.Mari kita sama-sama pelajari di buku panduan Dapodik versi 2026.b.

1. Penginputan Data Kelistrikan

1.Pilih sumber listrik utama yang digunakan oleh satuan pendidikan. Pilihan yang tersedia, antara lain:
  • Tidak Ada: Satuan pendidikan tidak memiliki sumber listrik.
  • PLN: Listrik bersumber dari jaringan PLN.
  • Diesel: Listrik bersumber dari genset diesel.
  • Tenaga Surya: Listrik bersumber dari panel surya.
  • Biogas: Listrik bersumber dari instalasi biogas.
  • Menumpang: Listrik menumpang dari pihak lain.
  • Lainnya: Sumber listrik selain pilihan yang tersedia.
2.Isi daya listrik terpasang sesuai referensi resmi PLN (dalam VA). Referensi setara daya genset diesel dengan PLN, beberapa pilihan yang tersedia misalnya:
  • 10 kVA = 9.900 VA;
  • 20 kVA = 19.800 VA;
  • 33 kVA = 33.000 VA;
  • 41 kVA = 41.500 VA;
  • 66 kVA = 66.000 VA; dan
  • 100 kVA = 105.000 VA
3.Pilih kondisi aliran listrik di satuan pendidikan.
  • Kontinu: Listrik mengalir terus menerus tanpa pemadaman rutin.
  • Pemadaman setiap malam: Listrik padam secara rutin pada malam hari.
  • Pemadaman setiap hari: Listrik mengalami pemadaman rutin setiap hari.
  • Sesekali menyala dalam seminggu: Listrik hanya menyala pada waktu
  • tertentu dalam satu minggu.
  • Tidak mengalir: Listrik tidak mengalir sama sekali.
4.Isi ID Pelanggan PLN sesuai meteran atau bukti tagihan.

5.Isi nomor meter listrik yang terpasang di satuan pendidikan. Pilih jenis meter listrik yang digunakan (prabayar atau pascabayar).
  • Prabayar: Listrik digunakan setelah melakukan pembelian token terlebih dahulu.
  • Pascabayar: Listrik digunakan terlebih dahulu dan pembayaran dilakukan setiap bulan.

6.Pilih status sambungan listrik ke satuan pendidikan.
  • Mandiri: Listrik berasal dari sambungan sendiri dan khusus untuk satuan pendidikan.
  • Menumpang: Listrik menumpang dari pihak lain, bukan sambungan khusus satuan pendidikan.
7.Tandai jika listrik ini menjadi sumber listrik utama untuk kegiatan operasional satuan pendidikan. Listrik utama adalah sumber listrik yang paling sering digunakan dan menjadi penopang utama kegiatan operasional satuan pendidikan pada kondisi normal. Listrik utama digunakan untuk:
  1. Kegiatan belajar mengajar
  2. Operasional kantor dan administrasi
  3. Penggunaan perangkat TIK dan sarana pendukung lainnya
8.Jika satuan pendidikan memiliki lebih dari satu sumber listrik (misalnya PLN dan genset), maka PLN ditetapkan sebagai listrik utama, dan Genset dicatat sebagai listrik cadangan.

2. Penginputan Data Internet

Satuan pendidikan dapat menginput lebih dari satu data layanan internet apabila memiliki lebih dari satu sumber atau jenis layanan internet. Seluruh layanan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sekolah dapat dicatat sesuai kondisi sebenarnya.
penginputan data internet dapodik

Ketentuan umum yang perlu diperhatikan:
1.Setiap sumber atau layanan internet diinput sebagai satu isian terpisah.
2.Operator sekolah wajib memastikan bahwa data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
3.Proses pengecekan kecepatan internet harus dilakukan di lokasi satuan pendidikan, bukan di luar lingkungan sekolah, agar data yang dihasilkan lebih akurat dan representatif.

1.Pilih jenis layanan internet yang digunakan, seperti:
  • a.Fiber optik: Layanan internet menggunakan kabel serat optik. Umumnya memiliki kecepatan tinggi, koneksi stabil, dan latensi rendah.
  • b.Wireless: Layanan internet nirkabel yang mengirimkan sinyal melalui gelombang radio dari pemancar ke penerima di satuan pendidikan. Biasanya digunakan di wilayah yang belum terjangkau fiber optik.
  • c.VSAT: Layanan internet berbasis satelit dengan antena parabola. Umumnya digunakan di daerah terpencil atau sulit dijangkau jaringan kabel. Koneksi relatif stabil tetapi memiliki latensi tinggi dan kecepatan lebih terbatas dibanding fiber optik.
  • d.Seluler: Layanan internet menggunakan jaringan seluler (Edge, 3G, 4G, atau 5G), misalnya melalui modem, router seluler, atau tethering. Cocok sebagai koneksi cadangan atau untuk sekolah yang belum memiliki layanan kabel tetap. Kualitas koneksi bergantung pada kekuatan sinyal operator seluler.
2.Jenis Koneksi. Pilih jenis koneksi yang digunakan:
  • a.Dedicated: bandwidth khusus dan tidak dibagi dengan pengguna lain.
  • b.Shared: bandwidth dibagi dengan pengguna lain.
  • c.Broadband: menggunakan jaringan seluler (misalnya modem, tethering, atau hotspot).
3.Isi nama penyedia layanan internet sesuai kontrak atau layanan yang digunakan (misalnya Indihome, Biznet, Telkomsel, dan sejenisnya).

4.Isi kapasitas bandwidth sesuai paket layanan yang digunakan, dalam satuan Mbps, berdasarkan informasi dari penyedia layanan atau perjanjian berlangganan.

5.Gunakan fitur Internet Speed Test atau pengecekan mandiri pada laman lain yang tersedia seperti (speedtest.net atau fast.com) untuk melakukan pengujian kecepatan koneksi. Hal yang perlu diperhatikan:
  • a.Pastikan perangkat terhubung langsung ke jaringan internet sekolah.
  • b.Lakukan pengujian di jam operasional sekolah jika memungkinkan.
  • c.Hasil pengujian bersifat indikatif dan dapat dipengaruhi oleh kondisi jaringan saat itu.
  • d.Disarankan melakukan lebih dari satu kali pengujian sebagai pembanding.
  • e.Jika satuan pendidikan menggunakan fitur Internet Speed Test yang sudah disediakan di Aplikasi Dapodik, maka hasil pengujian akan otomatis mengisi data bandwidth up, bandwidth down, dan latency.
  • f.Namun, jika satuan pendidikan melakukan pengecekan pada laman lain, isi secara manual pada kolom bandwidth up, bandwidth down, dan latency.
6.Setelah seluruh isian terisi dengan benar, simpan data internet. Ulangi
proses ini apabila satuan pendidikan memiliki sumber atau layanan
internet lainnya.

C. Akhir Kata

Demikianlah informasi yang bisa saya share terkait update Dapodik versi 2026.b untuk pendataan semester 2 tahun ajaran 2025/2026.

Secara teknis update versi kali ini fokus pada pendataan ulang listrik dan internet secara lengkap dan menyeluruh.

Semoga kita semua diberikan kesehatan agar dapat mengupdate aplikasi Dapodik sekaligus mengupdate data sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah.

Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

Posting Komentar