Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PANDUAN KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN BESERTA CONTOHNYA

Pada postingan ini kami akan berbagi info tentang Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan beserta Contohnya.

Sekolah membuat/menyusun dokumen Kurikulum Operasional untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
Panduan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan

A. Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan

Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan ini dari Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dengan adanya panduan ini sekolah dapat sekolah dapat mengembangkan kurikulumnya dengan menyesuaikan kondisi peserta didik dan satuan pendidikan.

Buku ini berisi prinsip-prinsip pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan dan digunakan bersama dengan dokumen terkait lain yang mempunyai peran saling melengkapi, seperti panduan pembelajaran dan Asesmen, regulasi terkait kurikulum dan pembelajaran, rapor pendidikan, termasuk data-data internal sekolah

Prinsip pengembangan kurikulum operasional sekolah ini bertujuan untuk membantu proses berpikir dalam menyusun kurikulum operasional sekolah.

Buku ini memberikan gambaran mengenai prinsip-prinsip dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum operasional, serta contoh- contoh yang bisa dijadikan inspirasi.

Satuan pendidikan memiliki kebebasan untuk mengembangkan dengan cara lain selama selaras dengan tujuan utama dari kurikulum operasional sekolah.

Sebagai pemimpin proses belajar di satuan pendidikan, kepala sekolah perlu melakukan refleksi sebagai bagian aktivitas sehari-hari. Proses refleksi menjadi budaya dan kebiasaan yang dilakukan secara personal dan sebagai bagian diskusi dengan seluruh anggota sekolah.

Khusus untuk sekolah menengah kejuruan (SMK), kurikulum operasional adalah kurikulum implementatif yang menjabarkan kurikulum inti bidang dan program kompetensi ke dalam benruk konsentrasi serta potensi internal sekolah dan dunia kerja.

Kurikulum operasional di satuan pendidikan memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran. untuk menjadikannya bermakna, kurikulum operasional satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (uu Sisdiknas/2003). Pemerintah pusat menetapkan kerangka dasar dan struktur kurikulum yang menjadi acuan untuk pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan.

Komponen dalam kurikulum operasional ini disusun untuk membantu proses berpikir dan pengembangan pembelajaran di satuan pendidikan. Dalam pengembangannya, dokumen ini juga merupakan hasil refleksi semua unsur pendidik di satuan pendidikan yang kemudian ditinjau secara berkala guna disesuaikan dengan dinamika perubahan dan kebutuhan peserta didik.

Prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan

1. Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil Pelajar pancasila selalu menjadi rujukan pada semua tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah

2. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus SMK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan peserta didik berkebutuhan khusus (khusus SLB)

3. Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami

4. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual

5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk SMK, di bawah koordinasi dan supervisi dinas Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama sesuai dengan kewenangannya.

Profil Pelajar Pancasila digunakan sebagai acuan dalam menuyusun visi, misi, dan tujuan di satuan pendidikan.

Komponen Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan Karakteristik satuann pendidikan, visi, misi, dan tujuan ditinjau setiap 4-5 tahun.

Untuk SMK, Karakteristik Satuan Pendidikan, Visi, dan Misi disusun untuk satuan pendidikan, sedangkan komponen Tujuan, Pengorganisasian pembelajaran, Rencana Pembelajaran, Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional disusun untuk setiap program keahlian pada satu dokumen yang sama

Visi

  • menggambarkan bagaimana peserta didik menjadi subjek dalam tujuan jangka panjang sekolah dan nilai-nilai yang dituju
  • nilai-nilai yang mendasari penyelenggaraan pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai Profil Pelajar Pancasila

Misi

  • misi menjawab bagaimana sekolah mencapai visi
  • Nilai-nilai yang penting untuk dipegang selama menjalankan misi

Tujuan

  • tujuan akhir dari kurikulum sekolah yang berdampak kepada peserta didik
  • tujuan menggambarkan tahapan-tahapan (milestone) penting dan selaras dengan misi
  • strategi sekolah untuk mencapai tujuan pendidikannya
  • Kompetensi/karakteristik yang menjadi kekhasan lulusan sekolah tersebut dan selaras dengan profil Pelajar Pancasila

Komponen pengorganisasian pembelajaran, rencana pembelajaran, pendampingan, evaluasi, dan pegembangan profesional, dan lampiran ditinjau setiap tahun.


Memahami Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum

kurikulum operasional sekolah
Kerangka berisi tujuan-tujuan yang hendak dicapai dalam konteks luas dan jangka panjang. Diharapkan kerangka dasar ini menjadi kompas dalam menunjukkan arah pendidikan Indonesia. Berikut sekilas penjelasan mengenai dokumen yang selalu menjadi rujukan ketika mengembangkan kurikulum satuan pendidikan

Tujuan pendidikan Nasional menjadi rujukan dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Tujuan Pendidikan Nasional ini sudah diterjemahkan dalam profil Pelajar pancasila.

Profil Pelajar pancasila berperan menjadi penuntun arah yang memandu segala kebijakan dan pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk kurikulum, pembelajaran, dan asesmen. Dari perspektif penyusunan kurikulum, Profil Pelajar pancasila adalah tujuan besar (aim) atau aspirasi yang perlu dicapai, atau yang disebut juga dengan long-term outcomes (luaran jangka panjang). Profil Pelajar pancasila merupakan interpretasi dari Tujuan pendidikan Nasional dan visi pendidikan Indonesia, yang digunakan sebagai rujukan penyusunan Standar Nasional Pendidikan dan kurikulum

Standar pendidikan yang diacu sebagai kerangka dan sudah diterjemahkan pada Struktur Kurikulum, Prinsip pembelajaran dan Asesmen, serta capaian pembelajaran

Struktur Kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah menjadi acuan sekolah untuk mengembangkan kurikulum menuju tercapainya profil Pelajar pancasila dapat ditambahkan dengan kekhasan sekolah sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah. Struktur kurikulum ini berisi kegiatan intrakurikuler, termasuk pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar pancasila. Khusus PAUD, projek penguatan profil pelajar pancasila tidak terpisah dari kegiatan pembelajaran dan program lainnya.

Khusus SMK ditambah dengan pengembangan karakter dan budaya kerja sebagai wadah untuk penguatan profil Pelajar pancasila, dan khusus SLB ditambah dengan Keterampilan pilihan dan program Kebutuhan Khusus

Prinsip Pembelajaran dan Asesmen menjadi rujukan dalam menyelenggarakan pembelajaran dan asesmen di sekolah.

Capaian Pembelajaran merupakan kompetensi yang harus dicapai peserta didik sesuai dengan fase perkembangannya. Pada jenjang pAUD, capaian pembelajaran telah memasukkan esensi dimensi-dimensi profil pelajar pancasila, sehingga capaian pembelajaran dapat digunakan sebagai arus utama pembelajaran

Proses Penyusunan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan Secara Umum

Proses Penyusunan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan

Proses Penyusunan Kurikulum Operasional di Sekolah Menengah Kejuruan Secara Khusus

Proses Penyusunan Kurikulum Operasional SMK Khusus

Penjelasan Struktur Kurikulum di Satuan Pendidikan

struktur kurikulum satuan pendidikan


Agar lebih jelas silahkan download dan pelajari:

Panduan Pengembangan kurikulum operasional sekolah.pdf

 

Buku Panduan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun 2022
Panduan KOSP Revisi 2022

Update / Cetakan Tahun 2022: Buku Panduan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun 2022 

Buku Panduan KOSP Revisi Tahun 2022 sudah lengkap dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK.

B. Contoh Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan

Agar Bapak/Ibu Guru lebih mudah memahami tentang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan / Sekolah silahkan download contoh-contohnya yang juga telah disiapkan oleh Kemendikbudristek lengkap dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, SDLB.

contoh kurikulum operasional


File ini telah di upload di google drive , Anda cukup klik judul untuk mulai mengunduhnya.

4. a. Contoh Kurikulum Operasional SD_1.pdf

4. b. Lampiran_Contoh SD_1.pdf

5. a. Contoh Kurikulum Operasional SD_2.pdf 

5. b. Lampiran_Contoh SD_2.pdf 

6. a. Contoh Kurikulum Operasional SMP_1.pdf 

6. b. Lampiran_Contoh SMP_1.pdf

7. a. Contoh Kurikulum Operasional SMP_2.pdf

7. b. Lampiran_Contoh SMP_2.pdf 

8. a. Contoh Kurikulum Operasional SMA_1.pdf

8. b. Lampiran_Contoh SMA 1.pdf

09. a. Contoh Kurikulum Operasional SMA_2.pdf

09. b. Lampiran_Contoh SMA_2.pdf

10. a. Contoh Kurikulum Operasional SMA_3.pdf

10. b. Lampiran_Contoh SMA_3.pdf

11. a. Contoh Kurikulum Operasional SDLB.pdf 

11. b. Lampiran_Contoh SDLB.pdf

12. a. Contoh Kurikulum Operasional SMPLB.pdf

12. b. Lampiran_Contoh SMPLB.pdf

13. a. Contoh Kurikulum Operasional SMALB.pdf

13. b. Lampiran_Contoh SMALB.pdf


C. Penutup

Demikanlah yang dapat kami bagikan mengenai Panduan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Beserta Contohnya Lengkap jenjang SD, SMP, SMP, SMA, SDLB, SMPLB, SMALB.

Bila ada kekeliuran mohon koreksinya, terima kasih
Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

8 komentar untuk " PANDUAN KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN BESERTA CONTOHNYA"

  1. min, contoh Kurikulum opersional PAUD ada ga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk saat ini kami belum mendapatkan contoh KO PAUD

      Hapus
  2. Balasan
    1. Untuk KSOP jenjang SMK, kami belum punya contohnya.

      Untuk jenjang SMK tentunya harus melihat potensi internal sekolah dan dunia kerja.

      Jadi memang perlu lebih detail, semoga Kemendikbudristek juga share contoh KSOP jenjang SMK

      Hapus
  3. Terima kasih Pak Nir, sangat membantu sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Bu Lilis,
      terima kasih sudah menyempatkan mampir

      Hapus
  4. Terimakasih. Mohon dikirim, Jika ada PPT untuk sosialisasi IKM

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akan kami coba cari dan kumpulkan dulu,

      Hapus

1. Silahkan tulis menggunakan tata bahasa yang baik.
2. Semua komentar kami baca, namun tidak semua dapat dibalas harap maklum.
3. Beri tanda centang pada "Beri tahu saya" untuk pemberitahuan jika komentar Anda telah kami balas.

Sahabat GTK