Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LAPORAN BARANG INVENTARIS SEKOLAH

Diakhir tahun, sekolah harus melakukan laporan barang inventaris atau barang milik daerah (BMD) ataupun aset ke dinas pendidikan. Pada postingan kali ini saya hanya akan sharing beberapa format yang harus dilaporakan. Semoga dapat menambah wawasan ataupun referensi bagaimana pelaporan barang inventaris sekolah. 

Laporan barang inventaris sekolah

Namun perlu kami sampaikan bahwa laporan ini dibuat lebih mudah dan dikurangi beberapa format laporannya karena terkait pandemi dan tahun sebelumnya sudah mengadakan sensus dengan skala yang cukup besar.

Bahwa dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten... tahun 2020, akan dilaksanakan inventarisasi Barang Milik Daerah guna penataan dan pengamanan terhadap barang-barang milik Pemerintah Kabupaten... yang digunakan pada Organisasi Perangkat Daerah/Sekolah

Bahwa dalam rangka mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan inventarisasi Barang Milik Daerah sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu dibentuk Tim Pelaksana Inventarisasi di Organisasi Perangkat Daerah / Sekolah

Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan  ………… Kepala (nama OPD/Sekolah) …………… Kabupaten... tentang Pembentukan Tim Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Daerah Dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten Purworejo tahun 2020 di ………… (nama OPD) ……………. Kabupaten ...

Dasar hukum acuan atau pedoman laporan barang inventaris sekolah adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah;

Tim Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Daerah Dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten Purworejo tahun 2020 sebagaimana dimaksud mempunyai tugas:

a. Melaksanakan pendataan dan cek fisik atas Barang Milik Daerah yang berada di ………… (nama OPD/Sekolah) …… Kabupaten...;

b. Melaporkan hasil pendataan dan cek fisik atas Barang Milik Daerah yang berada di ………… (nama OPD/Sekolah) ………………. Kabupaten...;

c. Melakukan tindak lanjut atas hasil inventarisasi Barang Milik Daerah di ………… (nama OPP/Sekolah) ……………….. Kabupaten....


1. Laporan Inventarisasi Sekolah

Laporan yang dikumpulkan kepada dinas pendidikan antara lain :

1. Surat Keputusan (SK) Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Darah (BMD);

2. SK Pemegang Barang Elektronik, Pengguna Kendaraan Dinas, dan Pengguna Rumah Dinas

3. Usul Rusak Berat (RB), dikhususkan untuk barang yang bernilai material yaitu barang barang elektronik, selain barang-barang elektronik mohon ditunda terlebih dahulu karena sebelumnya sudah dilakukan sensus, dan saat ini masih dalam kondisi pandemi.

4. Usul Hapus dikhusukan untuk barang-barang yang hilang dikarenakan kecurian ( dilengkapi dengan surat keterangan dari kepolisian) dan barang-barang dikarenakan bencana alam force major (lengkapi degan surat keterangan dari Desa /Keluarahan )

5. Kartu Inventaris Ruangan (KIR)

6. Labelisasi, untuk BM 2019 dan BM 2020 (gunakan label barang sementara)

Dinas pendidikan mengirimkan bahan untuk laporan invnetarisasi yang bersumber dari hasil export aplikasi SIMDA BMD berupa: 

1. Rekap Kartu Inventaris Barang (KIB) A sampai dengan  KIB F

2. Rekap Barang Ke Neraca

3. Buku Inventaris Barang EKSTRAKOMPATABEL

4. Buku Inventaris Barang INTRAKOMPATABEL

Untuk Rekap KIB, Neraca, Laporan barang Ekstrakompatabel dan Laporan Intrakompatabel tidak perlu diserahkan/dilaporkan ke dinas, cukup diprint/cetak sebagai arsip sekolah sedangkan format yang lainnya ( no.1 - 5) dikumpulkan ke dinas melaui korwilcambidik.

Untuk langkah kerja seperti biasa,

  1. Download format-format yang telah ditentukan dan isi secara lengkap
  2. Untuk mengolah bahan, silahkan copykan ke sheet baru kemudian urutakan data berdasarkan nomor register kemudian urutkan berdasarkan kode barang. Gunakan menu costume sort pada excel.
  3. Buat label barang menggunakan format yang sudah ditentukan dan tepelkan pada barang.
  4. Ketika membuat surat-surat jangan hanya ganti KOPnya saja, perhatikan nomor surat dan tanggal surat.

2. Laporan Persediaan/Stockopname

Untuk format laporan persediaan/stockopname masih sama dengan format semester 1 tahun 2020.

Laporan yang perlu dikumpulkan antara lain kertas kerja persediaan dan laporan persediaan (dari format pengadaan sampai dengan format lampiran berita acara persediaannya)

Dimohonkan  juga scan pdf yang sudah ditandatangi kepala sekolah dan dibubuhi cap untuk berita acara dan lampiran berita acaranya


3. Laporan Belanja Modal 

Untuk format masih sama dengan laporan BM semester 1 tahun 2020

Belanja modal yang dilaporkan adalah belanja modal yang berasal dari : BOS PUSAT, lengkapi dengan bukti pembelian dan foto barang HIBAH PIHAK KETIGA,lengkapi dgn BAST yg bernomer dan foto barangnya. Untuk belanja modal yg berasal dari dana DAK sekolah tidak perlu melaporkan

Demikianlah yang bisa saya share tentang laporan barang inventaris sekolah ke dinas pendidikan. Bagaimana dengan proses laporan barang inventaris di sekolah Anda?

Jika ada koreksi, saran atau berbagi pengalaman Anda, silahkan melalui kotak komentar yang tersedia. Karena tulisan ini banyak yang telah diubah dari perintah asalnya di surat pemberitahuan. Ini agar enak dibaca dan untuk keperluan postingan blog. 

Baca juga:  Laporan Akhir Tahun Keuangan Sekolah dan Barang Milik Daerah

Semoga postingan ini berguna buat saya sendiri, teman-teman operator, tenaga administrasi sekolah, pengurus barang, bendahara sekolah, kepala sekolah, dan pembaca pada umumnya. Terima kasih

Posting Komentar untuk " LAPORAN BARANG INVENTARIS SEKOLAH"