6 TIPS SINKRON DAPODIK LANCAR

Daftar Isi
Berjumpa lagi di blog tasADMIN.id, pada kesempatan ini kami share perihal sinkronisasi dapodik dalam hal ini aplikasi dapodik yang sudah merupakan gabungan dari dapopaud dan dapodikdasmen. Sinkronisasi merupakan tahapan akhir dari proses entry data dapodik, meskipun ini sebenarkan bukan final, sinkronisasi bisa dilakukan berkali-kali dengan maksimal 10 (sepuluh) tiap harinya. 

Kami bagikan beberapa tips agar sinkron dapodik berjalan dengan lancar menurut versi tasadmin yang dirangkum dari berbagai sumber dan pengalaman hehe.
Tipas cara sinkron dapodik

Proses kirim data Aplikasi Dapodikdasmen dinamakan dengan sinkronisasi. Sinkronisasi Aplikasi Dapodik adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk melakukan pengiriman data meliputi data sekolah, data sarpras, data peserta Didik, data guru dan tenaga kependidikan, data rombel, data anggota rombel, data pembelajaran, data nilai dan data jadwal.

Metode pengiriman data dengan sinkronisasi merupakan pengiriman data secara dua arah pertama dari lokal ke server, dan pada waktu yang bersamaan dari server ke lokal.
Lokal ke Server
Proses sinkronisasi untuk mengirimkan perubahan data dari Aplikasi Dapodikdasmen di Sekolah ke server pusat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara langsung.

Server ke Lokal
Proses sinkronisasi untuk mengirimankan perubahan data dari Manajemen Dapodikdasmen, Validasi Pusat, VervalSP, VervalPD, VervalPTK dan Referensi di server pusat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen di Sekolah secara langsung. Bila sekolah melakukan proses Tarik Data GTK, Tarik Data Peserta Didik maka untuk memindahkan data perubahan di Manajemen Dapodikdasmen diperlukan Sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen.

[Daftar Isi]

Berikut ini tips sinkronisasi agar dapat berjalan dengan lancar.

1. Lalukan Validasi sebelum Sinkroninasi

Ketika belum melakukan validasi belum bisa untuk melakukan sinkronisasi. Ketika akan melakukan sinkronisasi aplikasi dapodik akan otomatis diarahkan ke menu validasi apabilah belum validasi.Aplikasi Dapodikdasmen menerapkan validasi dalam dua sub menu yaitu Validasi Lokal dan Validasi Pusat, keduanya memiliki proses pendekatan yang berbeda dalam menangkap entrain data yang dianggap tidak wajar. Untuk bisa sinkronisasi harus melakukan validasi lokal.
Hasil proses validasi lokal akan menghasilkan informasi data yang masuk ke dalam kategori invalid atau warning.

Status data invalid adalah status data yang menunjukkan adanya data utama yang kosong atau salah input. Maka harus dipastikan data dengan status invalid ini benar-benar bersih. Status Data invalid akan menyebabkan aplikasi tidak dapat melakukan sinkronisasi. Status data warning menandakan adanya pengisian data yang tidak sesuai dengan ketentuan validasi aplikasi, namun status warning ini tidak mencegah aplikasi untuk melakukan sinkronisasi

2. Koneksi Internet yang Stabil

Sinkronisasi membutuhkan koneksi internet, ada indikator pada menu sinkronisasi KONEKSI ANDA DENGAN INTERNET: CONNECTED berarti bisa melakukan sinkronisasi. Yang perlu diperhatikan adalah koneksi internetnya stabil cara mudahnya kita bisa cek buka website atau youtube untuk melihat kondisi internet. Kalau yang udah seperti anak IT biasa melakukan ping menggunakan aplikasi cmd. Selain koneksi internet yang stabil, kecepatan merupakan hal yang bagus apalagi jika saat banyak yang berebut untuk sinkronisasi. Jika teman-teman koneksi internet lancar bisa buat browsing dan nonton youtube tapi keterangannya disconnected, coba lakukan refresh CTRL + F5, jika masih tetap tidak bisa kemungkinan servernya yang sedang off.

3. Tutup Tab Halaman  Lain.

Karena dapodik berbasis web biasanya opertor sambil mengerjakan dapodik juga membuka halaman internet lain seperti facebook, whatsapp, youtube, ataupun medsos lainya. Jika ini ditutup dahulu supaya koneksi internetnya fokus sinkronisasi, hehe

4. Tutup Aplikasi Lain

Operator yang merangkap sebagai guru atau tenaga administrasi, eh kebalik ya... Guru atau tenaga administrasi yang diberi tugas kepala sekolah untuk mengerjakan dapodik juga berkerja seperti sedang mengetik di dokumen atau lainya, alangkah baiknya juga ditutup jiga spesifikasi laptop masih minimal. Kalau laptopnya sudah core i7 sih gapapa... Lihat: spesifikasi minimal laptop dapodik

5. Diusahaan tidak Mendekati Batas Cut Off.

Seperti pada umumnya ketika mendekati batas cut off seperti pengambilan data untuk alokasi Dana BOS, Data Tunjangan, Pendataan Peserta Ujian, maka akan banyak temen-temen operator yang sinkronisasi yang menyebabkan server melebihi kapasitas, dan akhirnya down... Analogi sederhanya ketika mudik lebaran maka jalan raya akan macet.

---
Baja juga:

---

6. Sinkron saat Jam-jam Sepi

Jika sudah terlanjur atau terpaksa sinkronisasi di detik-detik Cut Off , ya.. maskdunya hari-hari deh, mendekati batas cut off pengambilan data, solusinya untuk menghindari kemacetan sinkronisasi dapodik gunakan jam-jam sepi kira-kira gak ada yang sedang sinkron, atau temen operator lain sedang tidur, hehe... seperti tengah malam, menurut mimim jam-jam itu adalah jam 05.00, 14.30, 22.00 waktu setempat. Ya hanya pendapat aja,,, masih bisa diperdebatkan kok... :)

PENUTUP
Demikianlah tentang tips cara sinkornisasi dapodik lancar, dan kita senang bisa menyelesaikan tugas operator dengan tepat waktu. Operator senang kepala sekolahpun bisa senyum bahagia. Jika ada yang mau menambahkan silahkan via kotak komentar.

Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

Posting Komentar