Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rapor Pendidikan Pengganti Rapor Mutu (PMP) ?

Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Teman-teman Operator Sekolah pastilah sudah banyak yang tahu tentang Rapor Mutu Pendidikan yang diambil dari aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP). Nah baru-baru ini Kemendikbudristek mengenalkan istilah Rapor Pendidikan.

Berikut ini beberapa hal mengenai Rapor Pendidikan yang saya kutip dari situs resmi rapor pendidikan.

Raport Pendidikan Kemdikbud
Melihat Rapor Pendidikan


Apa Itu Rapor Pendidikan?

Rapor Pendidikan merupakan penyempurnaan dari Rapor Mutu yang berisi data kualitas satuan pendidikan atau daerah.

Data ini didapat dari berbagai asesmen atau survey nasional, dan berfungsi sebagai bahan refleksi serta dasar perencanaan untuk peningkatan kualitas.

Rapor Pendidikan adalah laporan hasil evaluasi layanan pendidikan sebagai penyempurnaan dari Rapor Mutu yang disusun oleh instrumen dan proses evaluasi yang berfokus pada hasil belajar peserta didik.Bersumber pada data yang lebih objektif, menjadikan Rapor Pendidikan sebagai acuan evaluasi mutu pendidikan, perencanaan berbasis data, dan tindak lanjut peningkatan kualitas pendidikan baik untuk satuan pendidikan kabupaten/kota, provinsi atau pusat.

Mengapa Harus Mengakes Rapor Pendidikan?

Rapor Pendidikan berguna untuk:

1. Referensi utama sebagai dasar analisis, perencanaan, dan tindak lanjut peningkatan kualitas pendidikan

2. Sumber data yang objektif dan andal di mana laporan disajikan secara otomatis dan terintegrasi

3. Instrumen pengukuran untuk evaluasi sistem pendidikan secara keseluruhan baik untuk evaluasi internal maupun eksternal

4. Alat ukur yang berorientasi pada mutu dan pemerataan hasil belajar (output)

5. Platform penyajian data yang terpusat, sehingga satuan pendidikan tidak perlu menggunakan beragam aplikasi sehingga diharapkan dapat meringankan beban administrasi


Pebedaan Raport Pendidikan dengan Raport Mutu

Rapor Mutu adalah instrumen penjaminan mutu internal berupa evaluasi diri sekolah, di mana indikatornya mengukur delapan (8) capaian standar nasional. Data Rapor Mutu bersumber dari Dapodik dan juga hasil pengisian (input) langsung oleh satuan pendidikan melalui Aplikasi Rapor Mutu. (PMP).

Rapor Pendidikan adalah pengganti Rapor Mutu, di mana indikatornya disusun berdasarkan indikator input, proses, dan output pendidikan. Satuan pendidikan tidak melakukan pengisian data langsung ke dalam instrumen Rapor Pendidikan, melainkan data diambil dari sistem yang sudah ada, termasuk dari Dapodik, SIMPKB, AN, BPS, dan sumber lain yang relevan. Satuan pendidikan hanya dipersyaratkan memasukkan data di Dapodik dan mengikuti Asesmen Nasional.

Berbeda dengan Rapor Mutu, Rapor Pendidikan akan digunakan sebagai acuan untuk seluruh bentuk evaluasi sistem pendidikan termasuk refleksi diri sekolah, refleksi diri daerah, akreditasi, dan standar pelayanan minimum.

Cara Melihat Rapor Pendidikan

1. Buka website raporpendidikan.kemdikbud.go.id  kemudian klik tombol  "Masuk dengan akun belajar.id" 

Raport Pendidikan Kemdikbud Masuk Akun Belajar

2. Pilih akun Google dengan alamat email berakhiran @dinas.belajar.id atau @admin.belajar.id

login raport pendidikan akun belajar id

3. Selanjutnya akan ditampilkan "Ringkasan Kualitas Pendidikan Satuan Pendidikan Anda" sangat dianjurkan untuk membuka Raport Pendidikan melaui Komputer / Laptop, karena kalau menggunakan HP tampilanya tidak maskimal.

beranda raport pendidikan

4. Buka menu "Glosarium" apabila Bapak/Ibu Guru ingin mengentahui istilah-istilah yang digunakan pada "Rapor Pendidikan"

istilah rapor pendidikan

5. Untuk mengunduh Rapor Pendidikan, pilih menu "Unduh" --- pilih Tahun 2022 --- "Unduh"

Unduh Raport Pendidikan

6. Laporan Rapor Pendidikan ditampilkan dalam data excel, dan dapat dilihat Capaiannya, 

Laporan Rapor Pendidikan Excel


Tidak Bisa Login Rapor Pendidikan 

Apabila login Rapor Pendidikan namun tidak bisa, otomatis kembali ke halaman awal ataupun muncul keterangan Error 403: org_internal, ini karena:

1. Anda bukan kepala sekolah  atau dinas pendidikan daerah yang belum memiliki akun Belajar.ID

2. Anda masih menggunakan akun email pribadi @gmail. Silakan masuk menggunakan akun Google yang berakhiran @dinas.belajar.id atau @admin.belajar.id

Lihat Postingan Sebelumnya:  Cara Mendapatkan Akun belajar.id

Aktivasi Akun Belajar.ID Diinfokan Melaui Laman Dapodik

Aktivasi akun Belajar.ID untuk mengakses Rapor Pendidikan juga diinformasikan melaui laman resmi Dapodik, ini menunjukan pentingnya akun tersebut.

aktivasi akun belajar id

Berikut ini cuplikan info Aktivasi Akun Belajar.ID untuk mengakses Rapor Pendidikan.

Yth. Bapak/Ibu

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota

di seluruh Indonesia


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Berdasarkan surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah nomor 2267/C/TI.01.00/2022 tentang Aktivasi akun pembelajaran sebagai akses masuk platform rapor pendidikan bagi Satuan Pendidikan. Dalam rangka mendukung upaya visualisasi rangkaian indikator evaluasi sistem pendidikan kepada satuan pendidikan dan pemerintah daerah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sedang mengembangkan Platform Rapor Pendidikan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Platform Rapor Pendidikan dapat diakses hanya dengan menggunakan Akun Pembelajaran pada laman https://www.belajar.id.

Berkenaan dengan hal tersebut, kami minta kepada Saudara agar:

Melakukan sosialisasi kepada satuan Pendidikan di wilayah binaan Saudara terkait penggunaan Akun Pembelajaran dan akses Platform Rapor dan Pendidikan; dan

Menghimbau satuan Pendidikan di Wilayah binaan Saudara untuk melakukan aktivasi Akun Pembelajaran pada laman https://www.belajar.id Tata cara pengaktifan Akun Pembelajaran kepala sekolah, operator sekolah, dan pendidik dapat mengacu kepada lampiran Surat Edaran ini. Aktivasi Akun Pembelajaran diharapkan dapat segera diselesaikan agar satuan Pendidikan dapat mengakses Platform Rapor Pendidikan.

Dalam hal satuan pendidikan membutuhkan bantuan dan informasi lebih lanjut mengenai aktivasi Akun Pembelajaran, satuan pendidikan dapat mengakses dan menghubungi layanan bantuan dengan menekan tombol Butuh Bantuan pada laman https://www.belajar.id.

Demikian informasi yang kami sampaikan. Informasi lebih lengkap dapat melihat Surat Edaran yang kami lampirkan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Salam Satu Data Pendidikan Indonesia,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Admin Dapodik

Surat Edaran Rapor Pendidikan

Download: Surat Edaran Rapor Pendidikan

Indikator Rapor Pendidikan

A.1 Kemampuan   literasi
A.1 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan literasi Mahir
A.1 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan literasi Cakap
A.1 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan literasi Dasar
A.1 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan literasi Perlu Intervensi Khusus
A.1.1 Kompetensi membaca   teks informasi
A.1.2 Kompetensi membaca   teks sastra
A.1.3 Kompetensi mengakses   dan menemukan isi teks (L1)
A.1.4 Kompetensi   menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)
A.1.5 Kompetensi   mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)
A.2 Kemampuan numerasi
A.2 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan numerasi Mahir
A.2 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan numerasi Cakap
A.2 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan numerasi Dasar
A.2 Proporsi peserta   didik dengan kemampuan numerasi Perlu Intervensi Khusus
A.2.1 Kompetensi pada   domain Bilangan
A.2.2 Kompetensi pada   domain Aljabar
A.2.3 Kompetensi pada   domain Geometri
A.2.4 Kompetensi pada   domain Data dan Ketidakpastian
A.2.5 Kompetensi mengetahui   (L1)
A.2.6 Kompetensi menerapkan   (L2)
A.2.7 Kompetensi menalar   (L3)
A.3 Karakter
A.3.1 Beriman, Bertakwa   kepada Tuhan yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia
A.3.2 Gotong Royong
A.3.3 Kreativitas
A.3.4 Nalar Kritis
A.3.5 Kebinekaan global
A.3.6 Kemandirian
C.1 Proporsi GTK   bersertifikat
C.2 Proporsi GTK   penggerak
C.2.1 % guru penggerak
C.2.2 % KS/wakil KS   penggerak
C.2.3 % pengawas penggerak
C.3 Pengalaman pelatihan   GTK
C.3.1 Pengetahuan bidang   studi (termasuk magang untuk SMK)
C.3.2 Pedagogi
C.3.3 Manajerial
C.5 Nilai uji kompetensi   guru
C.5.1 Kompetensi pedagogik
C.5.2 Kompetensi   profesional
C.6 Kehadiran guru di   kelas
C.6.1 Kehadiran guru   menurut laporan murid
C.6.2 Kehadiran guru   menurut laporan kepala sekolah
C.8 Pemenuhan kebutuhan   Guru
D.1 Kualitas pembelajaran
D.1.1 Manajemen kelas
D.1.2 Dukungan afektif
D.1.3 Aktivasi kognitif
D.2 Refleksi dan   perbaikan pembelajaran oleh guru
D.2.1 Belajar tentang   pembelajaran
D.2.2 Refleksi atas praktik   mengajar
D.2.3 Penerapan praktik   inovatif
D.3 Kepemimpinan   instruksional
D.3.1 Visi-misi sekolah
D.3.2 Pengelolaan kurikulum   sekolah
D.3.3 Dukungan untuk   refleksi guru
D.4 Iklim keamanan   sekolah
D.4.1 Kesejahteraan   psikologis murid
D.4.2 Kesejahteraan   psikologis guru
D.4.3 Perundungan
D.4.4 Hukuman fisik
D.4.5 Kekerasan seksual
D.4.6 Narkoba
D.6 Iklim Kesetaraan   Gender
D.6.1 Dukungan atas   kesetaraan gender
D.8 Iklim Kebinekaan
D.8.1 Toleransi agama dan   budaya
D.8.2 Sikap Inklusif
D.8.3 Dukungan atas   kesetaraan agama dan budaya
D.8.4 Komitmen kebangsaan
D.10 Iklim Inklusivitas
D.10.1 Layanan disabilitas
D.10.2 Layanan sekolah untuk   murid cerdas dan bakat istimewa
D.10.3 Sikap terhadap   disabilitas
D.10.4 Fasilitas dan Layanan   Sekolah untuk Siswa Disabilitas dan Cerdas Berbakat Istimewa
E.1 Partisipasi warga   sekolah
E.1.1 Partisipasi orang tua
E.1.2 Partisipasi murid
E.2 Proporsi pemanfaatan   sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu
E.2.1 Proporsi pembelanjaan   peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan
E.2.2 Proporsi pembelanjaan   non personil mutu pembelajaran
E.3 Pemanfaatan TIK untuk   pengelolaan anggaran
E.3.1 Proporsi pembelanjaan   dana BOS secara daring
E.3.2 Indeks penggunaan   platform SDS sumber daya sekolah - ketepatan waktu dan kelengkapan pelaporan

Download Materi Rapor Pendidikan 

Agar Anda lebih paham dan dapat memaksimalkan kegunaan Rapor Pendidikan silahkan download materinya:





Cara Membaca Rapor Pendidikan
Berikuat ini adalah cara membaca rapor Pendidikan, yang mana raport pendidikan adalah pengolahan dari hasil Asesmen Nasional.


Penutup

Demikianlah informasi mengenai Rapor Pendidikan sebagai pengganti Raport Mutu (PMP), hal ini dapat disimpulkan karena pada website resmi rapor pendidikan tertulis jelas kata-kata "Rapor Pendidikan adalah pengganti Rapor Mutu"

Bagaimana menurut pendapat Anda? sampaikan melalui kotak komentar..


Sumber Referensi:

https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/

https://dapo.kemdikbud.go.id/berita/aktivasi-akun-belajar-id

Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

2 komentar untuk "Rapor Pendidikan Pengganti Rapor Mutu (PMP) ?"

  1. apakah sekolah yang ikut AKM susulan bulan pebruari kemarin raport pendidikannya udah berubah ? hari ini sy coba membukanya kembali hasilnya masih tetap sama ,, pdate terakhir November 2021

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinan juga masih dalam proses perhitungan...

      Hapus

1. Silahkan tulis menggunakan tata bahasa yang baik.
2. Semua komentar kami baca, namun tidak semua dapat dibalas harap maklum.
3. Beri tanda centang pada "Beri tahu saya" untuk pemberitahuan jika komentar Anda telah kami balas.