Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CONTOH FORMAT RAPORT KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK

Pada postingan kali ini saya akan mencoba berbagi contoh format raport kurikulum sekolah penggerak

Rapor merupakan pelaporan hasil berlajar yang dibuat oleh guru sebagai analisis hasil berlajar dalam bentuk tertulis dan langsung kepada orang tua siswa. 

Format Rapor Kurikulum Sekolah Penggerak
Format Rapor Kurikulum Sekolah Penggerak

Istilah "rapor" dan "raport" sebetulnya sama saja, namun lebih populer menggunakan istilah raport walaupun yang betul seharusnya rapor karena ini penulisan yang baku. Akan tetapi kita tidak akan membahas tentang itu, karena kita anggap sama dan Anda juga sudah tahu.

Bila sekolah anda memberlakukan Kurikulum Sekolah Penggerak (KSP) maka perlu mengetahui perbedaan antara "pelaporan belajar" dengan "pelaporan hasil berlajar"

Pelaporan hasil adalah bagaimana sekolah mengkomunikasikan apa yang peserta didik ketahui, pahami,dan bisa lakukan.

Pelaporan menggambarkan perkembangan dari proses pembelajaran peserta didik, mengidentifikasi area yang perlu dikembangkan, dan berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Asesmen tanpa umpan balik hanyalah nilai akhir semata, oleh karena itu umpan balik mempunyai peran penting dalam menerjemahkan penilaian dan memperbaiki kinerja.

Laporan "kemajuan belajar" berupa rapor merupakan salah satu bentuk pelaporan asesmen yang paling umum dilakukan sekolah, dan harus diperhatikan untuk memberikan informasi yang jelas agar berguna bagi orang tua peserta didik dan peserta didik.

Laporan "hasil belajar" (rapor) merupakan laporan keseluruhan dari proses dan akhir pembelajaran. Laporan hasil belajar merupakan hasil dari analisis pendidik terhadap perkembangan belajar peserta didik. Laporan hasil belajar biasanya diberikan di akhir semester dan akhir tahun ajaran.

Sekolah menentukan format laporan hasil belajar sesuai dengan kebutuhan, fungsi, nilai dan budaya masing-masing sekolah.

Format Laporan Hasil Belajar (Rapor)

Bila kita merujuk pada contoh format laporan hasill belajar (Rapor) yang ada pada buku Panduan Pembelajaran dan Asesmen Jenjang Pendidikasn Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMK/SMK/MA) yang diterbitkan Pusat Asesmen dan Pembelajaran tahun 2021, bentuknya tidak jauh berbeda dengan format rapor kurikulum 2013 / K13.

Pada format raport kurikulum sekolah penggerak terdapat nilai angka dan nilai deskripsi. 

Contoh Raport Kurikulum Sekolah Penggerak

Bedanya dengan raport k13 ada pada kolomnya yang lebih sederhana bila pada kurikulum k13 ada nilai deskripsi pengetahuan dan keterampilan, maka pada kurikulum sekolah penggerak hanya ada nilai akhir dan deskripsi capaian kompetensi pada setiap mata pelajaran.

Nilai deskripsi pada raport kurikulum k13 menggunakan KD Tertinggi dan KD Terendah, sedangkan pada raport kurikulum sekolah penggerak diambil dari hasil asesmen yang tertinggi dan terendah pada kompetensi berdasarkan data nilai yang ada baik berupa asesmen formatif dan sumatif.

Berikut ini contoh format Raport Kurikulum Sekolah Penggerak.

Bagian Identitas Siswa

Nama Peserta Didik : Edo Kelas : III (Tiga)
NISN : 00310073 Fase : B
Sekolah : SD Cerdas Berkarakter Semester : 1
Alamat : Jl. Bijaksana No. 1 Tahun Pelajaran : 2021/2022


Bagian Nilai Siswa

No. Mata Pelajaran Nilai
Akhir
Capaian Kompetensi
1 Pendidikan Agama dan
Budi Pekerti
80 ...
2 Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan
85 Menunjukkan pemahaman terhadap Pancasila dan mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perlu bantuan dalam membedakan hak dan kewajiban.
3 Bahasa Indonesia 65 Menunjukkan penguasaan dalam mengidentifikasi kosakata baru dengan bantuan kalimat.
Perlu bimbingan dalam menjelaskan instruksi lisan terkait tujuan berkomunikasi dengan orang lain.
4 Matematika 80 Menunjukan penguasaan yang baik dalam mengukur luas dengan menghitung jumlah bujur sangkar berukuran 1 cm2.
Perlu bantuan dalam membulatkan bilangan ke nilai tempat terdekat.
5 dst.


Bagikan Ekstrakurikuler

No. Ekstrakurikuler Keterangan
1 Pramuka Baik, mampu menerapkan Dwi Darma maupun Dasa Darma, cakap memahami sejarah dan teknik kepramukaan.
2 Sepak Bola Baik, menguasai teknik dasar dribbling dan passing serta mampu bekerja sama dalam tim.
dst ...


Bagian Ketidakhadiran

Ketidakhariran
Sakit . . . hari
Izin . . . hari
Tanpa Keterangan . . . hari


Bagian Tanda Tangan


Yang perlu diperhatikan dalam melaporkan hasil belajar:

  • Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan dan mengolah nilai lebih singkat.
  •  Pengumpulan dan pengolahan hasil akhir lebih mudah.


Yang sebaiknya dihindari:

  • Merekayasa hasil tanpa adanya bukti perkembangan pembelajaran.
  • Bahasa yang kompleks dan terlalu ilmiah.
  • Penggunaan kata atau kalimat negatif.
  • Menilai dengan skor atau angka tanpa deskripsi kriteria.

Adapun untuk cara pengolahan nilai semoga dapat kami share pada postingan berikutnya, atau Anda dapat langsung mendownload buku panduan asesmen dan pembelajaran.

Lihat:  Mengenal Asesmen (Peniaian) Kurikulum Sekolah Penggerak

Lalu bagaimana dengan aplikasi raport kuriukum sekolah penggerak?

Untuk saat ini saya sendiri belum menemukan aplikasi tersebut, semoga Pusat Asesmen dan Pembelajaran juga memfasilitasi untuk aplikasi raport. 

Demikianlah tentang Format Raport Kurikulum Sekolah Penggerak yang bisa saya share.

Bagaimana pendapat Anda tentang format raport kurikulum sekolah penggerak jika dibandingkan format raport K13 apakah lebih simpel atau sama saja? sampaikan di kolom komentar ya...

Terima kasih.


Sumber: 

Buku Panduan Pembelajaran dan Asesmen Jenjang Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Tahun 2021. Pusat Asesmen dan Pembelajaran. Dadan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Posting Komentar untuk " CONTOH FORMAT RAPORT KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK"