MENGAPA PEMBELAJARAN SD TEMATIK USBN MAPEL?

Daftar Isi
Kami Lansir dari Fans Page Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar tentang mengapa pembelajaran kurikulum 2013 menggunakan tematik tetapi pada USBN menggunakan per mapel. Disitu ditampilkan foto penanya dan penjawab.


Ditanyakan oleh Aldiana: Mengapa di Sekolah Dasar menggunakan tematik, sedangkan ketika USBN menggunakan mata pelajaran?

Dijawab oleh Dr. Solihin seorang Praktisi Pendidikan:
Tematik merupakan pendekatan pembelajaran (bukan pendekatan penilaian) yang mengintegrasikan beberapa Kompetensi Dasar dari muatan pembelajaran yang berbeda. Sedangkan Ujian Nasional / USBN merupakan suatu evaluasi yang digunakan untuk mengukur Kompetensi Dasar dari muatan pelajaran. --- Dr. Solihin | Praktisi Pendidikan ---

Pada saat ini terbitkan di tasADMIN.id , postingan tersebut terdapat 54 reaksi, 49 kali dibagikan, dan 10 komentar.

Beberapa komentar yang cukup kami sangat menarik adalah sebagai berikut:
Rita Rela:
🙏 jika komennya beda. Ketika kita melaksanakan pembelajaran tematik kita memberikan pengalaman belajar. Di mana peserta didik belajar menemukan masalah dan memecahkan masalah tsb dgn pengalaman belajarnya. Sedang USBN sebagai evaluasi atau alat ukur(bagi saya) tingkat pemahaman siswa dari pengalaman belajar yg diperolehnya. Masalahnya, bila USBN dijadikan tolak ukur kepandaian siswa itu yang membuat para guru hanya fokus di titik itu saja. Padahal tujuan utama adalah menciptakan karakter yang kuat dan tangguh. Jika saja peserta didik dibiasakan mengakui kelemahan dan kelebihan dirinya ....di situlah karakter terpuji tertanam. Bukan atas dasar nilai tinggi, anak di cap pandai.🙏 sekedar berpendapat.....😅

Ratna Ardi:
Saya juga masih bingung tentang pembelajaran tematik, dan nantinya USBN per mata pelajaran. Menurut saya, 2x kerja itu. Guru harus menekankan kepada siswa, di tema ini...pembahasan ipa di bagian ini, ips di bagian ini, bahasa ind di bagian ini. Apa cuma saya yg bingung ya...???

U Septian Efendi
Dari sudut pandang siswa SD juga ketika akan membaca kembali materi dan menghapal ketika akan ulangan / ujian jadi sedikit sulit memisahkan mata pelajaran dari sebuah subtema. Terlebih buku siswa yang diberikan ke sekolah-sekolah tidak tercantum Muatan pelajaran di setiap subtema nya.

Lalu bagaimana dengan pendapat Anda? silahkan bisa menambahkan dikotak komentar yang tersedia. Demikian yang bisa kami share, semoga bemanfaat

Lihat juga informasi USBN mulai tahun 2020 dihapus, BNSP tidak lagi menerbitkan POS USBN dan kisi-kisi untuk SD. ( selengkapnya )

Sumber: https://www.facebook.com/ditpsd/posts/2958592527499155
Nir Singgih
Nir Singgih Seorang operator sekolah yang ingin berpartisipasi memajukan pendidikan dengan membantu Bapak/Ibu Guru membuat administrasi dan menyajikan data valid.

Posting Komentar